Joint Us La Alfabeta

NEW CALISTUNG DAN MAFIKA 2017 kotak utk IG

Mau mengisi waktu luang adik yang balita dengan bermain sambil menambah kosakata baru?

Udah mau masuk SD, abang masih bingung menulis dan berhitung?

Santai saja ayah bunda, kakak pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajarkan calistung dengan metode yang fun..

Bisa diselingi art-craft lagi, mulai dari origami, hand-printing dan lainnya, dengan konsep bermain sambil belajar, jadi anak-anak tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan…

Materi-nya juga disesuaikan dengan kegiatan yang ada di bulan tersebut…

Misalkan hari Kartini atau hari Pahlawan, jadi aplikasi-nya bisa pas banget.

Kakak sudah siap-siap mau ujian nasional SMP, pengen masuk SMA favorit?

Ayo gabung…

More info:

Customer Service La Alfabeta

0812 8928 3667

Call/sms/whatsapp

email: laalfabeta@gmail.com

http://www.facebook.com/laalfabeta.course

Kunjungi official website kami di :

LA ALFABETA 

http://www.laalfabeta.com

Advertisements

Sejarah hari lahir Pancasila

 

Image result for hari pancasila
Setidaknya ada tiga tanggal yang berkaitan dengan hari lahir Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 1945, tanggal 22 Juni 1945 dan tanggal 18 Agustus 1945. Walaupun demikian, selama masa pemerintahan Presiden Soeharto, hari lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Setelah Reformasi 1998, muncul banyak gugatan tentang hari lahir Pancasila yang sebenarnya.

Hingga tahun 2011, masih muncul perdebatan di kalangan anggota MPR RI tentang hari lahir Pancasila yang sebenarnya (Pelita, 24/5/2011). Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Tohari mengungkapkan dasar bagi ketiga tanggal tersebut. Tanggal 1 Juni 1945 adalah tanggal ketika kata “Pancasila” pertama kali diucapkan oleh Ir. Soekarno (saat itu belum diangkat menjadi Presiden RI) pada saat sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Kata “Pancasila” muncul kembali dalam Piagam Jakarta yang bertanggal 22 Juni 1945.

Rumusan yang kemudian dijumpai dalam rumusan final Pancasila yang dikenal oleh warga negara Indonesia juga muncul dalam Mukadimah atau Pembukaan UUD 1945 yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai konsititusi negara RI. Namun di dalam Mukadimah ini tidak terdapat kata “Pancasila”. Rumusan di dalam Mukadimah ini juga memiliki perbedaan dengan rumusan yang diajukan oleh Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 dan rumusan yang terdapat dalam Piagam Jakarta 22 Juni 1945.

Ketika Jepang semakin terdesak dalam Perang Dunia II, Pemerintah Pendudukan Bala Tentara Jepang di Jawa melalui Saiko Syikikan Kumakici Harada mengumumkan secara resmi berdirinya BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 1 Maret 1945. Dr. KRT Rajiman Widyodiningrat ditunjuk sebagai Ketua. Ir. Soekarno yang saat itu sudah menjadi tokoh pergerakan kemerdekaan terkemuka menyetujui pengangkatan tersebut karena menganggap bahwa dengan menjadi anggota, Ir. Soekarno sendiri akan lebih leluasa bergerak. BPUPKI terdiri dari dua bagian, yaitu Bagian Perundingan yang diketuai oleh Rajiman dan Bagian Tata Usaha yang diketua oleh RP Suroso dengan wakil MR AG Pringgodigdo.

Rumusan Awal: Pancasila 1 Juni 1945
BPUPKI menggelar dua kali sidang. Sidang pertama dibuka pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 di gedung Cuo Sangi In dan pada tanggal 10 – 16 Juli 1945. Sidang pertama menetapkan Dasar Negara Pancasila dan sidang kedua menetapkan rancangan UUD 1945. Dalam sidang pertama, tepatnya pada tanggal 29 Mei 1945, Mr. Mohamad Yamin mengucapkan pidato yang berisi tentang asas-asas yang diperlukan sebagai dasar negara. Pada sidang tanggal 31 Mei, Prof. Dr. Soepomo juga mengungkapkan uraian tentang dasar-dasar negara.

Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengajukan pemikiran sebagai berikut:

Dasar negara, yakni dasar untuk di atasnya didirikan Indonesia Merdeka, haruslah kokoh kuat sehingga tak mudah digoyahkan. Bahwa dasar negara itu hendaknya jiwa, pikiran-pikiran yang sedalam-dalamnya, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Dasar negara Indonesia hendaknya mencerminkan kepribadian Indonesia dengan sifat-sifat yang mutlak keindonesiaannya dan sekalian itu dapat pula mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, aliran, dan golongan penduduk. (Rahayu Minto, ?:37)

Dalam pidato tersebut, Ir. Soekarno juga mengemukakan dan mengusulkan lima prinsip atau asas yang sebaik-baiknya dijadikan dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisasi atau peri kemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan
  5. Ketuhanan

Kata “Pancasila” muncul dalam pidato tersebut:

Dasar negara yang saya usulkan. Lima bilangannya. Inilah Panca Dharma? Bukan! Nama Panca Dharma tidak tepat di sini. Dharma berarti kewajiban, sedang kita membicarakan dasar. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya menamakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa (Muhammad Yamin) namanya Pancasila. Sila artinya asas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia kekal dan abadi. (Minto, ibid.)

Sumber

Charity Event on SPMC & La Alfabeta Anniversary Celebration 2018

Pada tanggal 21 April 2018 ,dalam rangka merayakan  Anniversary SPMC ( Serenta Privat Music Course)  dan La Alfabeta, SPMC dan la Alfabeta  mengadakan  charity di Panti Asuhan Al Hidayah di daerah Kranggan , Bekasi.

Dalam event charity ini, SPMC dan La Alfabeta memberikan sumbangan berupa bahan pangan dan baju  untuk di berikan kepada adik adik di Pantai Asuhan Al hidayah.

Selain memberikan sumbangan , La Alfabeta dengan perwakilan guru Ka Adinda memberikan  short course  berupa art craft  , yaitu membuat mini box  dari kertas origami dan di lanjutkan oleh dari kakak kakak pengajar dari  SPMC ( Serenata Private Music course) memberikan short course  vocal serta menampilkan   guest strat dari guru dan murid dari SPMC.

 

 

Title : “Potret Adolphe Jean Phillipe Hubert Desire Bosch”

Artist : Raden Saleh

Year : 1867

Cat minyak pada kanvas

Ukuran 89,5 x 122,5 cm

Diantara lukisan-lukisannya yang mengungkap pergulatan kehidupan yang dramatik, Raden Saleh juga banyak melukis potret pada Cornelis Kruseman, ia mendapat tugas Pemerintah Belanda melukis potret para gubernur jendral Hindia Belanda, yaitu J.van den Bosch, H.W. Daendeles, dan J.C. Baud. Ketiga lukisan tersebut menjadi penanda yang penting karya – karya potret Raden Saleh. Lukisan Raden Saleh ini mengungkapkan sosok seorang pejabat Belanda yang berdinas di Yogyakarta. Karakter yang ditampilkan merupakan ekspresi ketenangan dan kewibawaan aristokrat kolonial feodal.

Sumber

Hari Air Sedunia 2018: Ini 12 Fakta Mencengangkan Soal Air

Ilustrasi air (pexels.com)Hari Air Sedunia 2018 jatuh pada hari ini, 22 Maret 2018, dan pada tahun ini temanya adalah “Alam untuk Air”, sebagaimana dilaporkan Newsweek, 21 Maret 2018.

Bagaimana kita bisa mengurangi banjir, kekeringan dan polusi air?” Demikian pertanyaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menyelenggarakan Hari Air Sedunia setiap tahunnya.

“Dengan menggunakan solusi yang sudah kita temukan di alam. Solusi berbasis alam memiliki potensi untuk memecahkan banyak tantangan air kita,” kata situs World Water Day.

Pada tahun 2015, PBB menyetujui 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang akan dicapai pada tahun 2030 yang akan memperbaiki dunia tempat kita tinggal. Salah satunya, negara berkomitmen untuk memastikan akses terhadap air dan sanitasi untuk semua orang.

Untuk menandai Hari Air Sedunia 2018, berikut beberapa fakta yang mengejutkan.

  1. Sekitar 71 persen permukaan bumi tertutup air, menurut The United States Geological Survey Water Science School.
  2. Pasokan air total dunia setara dengan 332,5 juta mil kubik.
  3. Lautan merupakan sekitar 97 persen dari seluruh air Bumi, yang berarti hanya 3 persen air yang tidak mengandung garam.
  4. Dari total air tawar dunia, 69 persen dibekukan di es dan gletser dan 30 persen lainnya ada di tanah.
  5. Hanya 0,26 persen air dunia ada di danau air tawar.
  6. Dan hanya 0,001 persen dari seluruh air kita yang ada di atmosfer.
  7. Pada tahun 2050, populasi dunia akan tumbuh oleh sekitar 2 miliar orang — hampir 10 miliar — meningkatkan permintaan air hingga 30 persen, prediksi PBB.
  8. Lebih dari 80 persen limbah kotor masyarakat mengalir kembali ke lingkungan tanpa pengolahan atau penggunaan kembali.
  9. Sebanyak 71 persen lahan basah alami dunia telah hilang sejak tahun 1900, dan ini adalah kesalahan manusia.
  10. Menurut PBB, 2,1 miliar orang tidak memiliki air minum yang aman di rumah. Dari jumlah tersebut, 844 juta tidak memiliki akses terhadap layanan air minum dasar, termasuk 263 juta orang yang melakukan perjalanan selama lebih dari 30 menit per perjalanan untuk mengumpulkan air.
  11. Dan 159 juta orang masih minum air yang belum terolah dan memiliki risiko kesehatan yang serius  dari sumber air permukaan, seperti sungai atau danau.
  12. Ada 663 juta orang yang hidup tanpa persediaan air bersih yang dekat dengan rumah.

Sumber

Selamat Hari Hak Konsumen Sedunia 15 Maret! Apa Saja Sih Hak Konsumen Itu?

 

customer.png

Gooders setiap tanggal 15 Maret diperingati sebagai Hari Hak Konsumen Internasional. Tidak banyak yang mengetahuinya tapi setelah membaca postingan berikut kamu akan lebih mengetahui bagaimana hak dan kewajiban sebagai seorang konsumen.

Berikut akan dijelaskan asal muasal dari munculnya hari hak konsumen yang dipublish secara mendunia (Internasional) dan penjelasan hak konsumen serta kewajiban konsumen. Tema dari Hari Hak Konsumen Sedunia pada tahun ini adalah Building a Digital Consumers Can Trust, yaitu membangun kepercayaan konsumen digital.

Berawal dari pidato Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy di depan Kongres pada 15 Maret 1962. Dia menyatakan, “…konsumen adalah kelompok ekonomi terbesar, mempengaruhi dan dipengaruhi oleh hampir setiap keputusan ekonomi publik dan swasta. Namun mereka adalah satu-satunya kelompok penting…yang pandangannya sering tidak didengar….” Kutipan pidato itu diadopsi oleh Consumers Internasional sebagai Hari Hak Konsumen Sedunia. Consumers Internasional bermarkas di London dan beranggotakan 250 lembaga konsumen dari 130 negara di dunia, termasuk YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) sebagai anggota penuhnya.

Hak Konsumen

  • Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
  • Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
  • Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
  • Hak untuk didengan pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
  • Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
  • Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
  • Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  • Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
  • Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

Kewajiban Konsumen

  • Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan;
  • Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa;
  • Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati;
  • Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.

Sumber