Joint Us La Alfabeta Depok, Cibubur

Mau mengisi waktu luang adik yang balita dengan bermain sambil menambah kosakata baru?

Udah mau masuk SD, abang masih bingung menulis dan berhitung?

Santai saja ayah bunda, kakak pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajarkan calistung dengan metode yang fun..

Bisa diselingi art-craft lagi, mulai dari origami, hand-printing dan lainnya, dengan konsep bermain sambil belajar, jadi anak-anak tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan…

Materi-nya juga disesuaikan dengan kegiatan yang ada di bulan tersebut…

Misalkan hari Kartini atau hari Pahlawan, jadi aplikasi-nya bisa pas banget.

Kakak sudah siap-siap mau ujian nasional SMP, pengen masuk SMA favorit?

Ayo gabung…

More info:

Customer Service La Alfabeta

0812 8928 3667

Call/sms/whatsapp

email: laalfabeta@gmail.com

http://www.facebook.com/laalfabeta.course

Kunjungi official website kami di :

LA ALFABETA

Advertisements

Keseruan Gathering Concert Serenata PMC 2017 part I

GC 16 sept 2017

Hi! Pada 16 September 2017 kemarin, La Alfabeta dan Serenata PMC baru saja menyelenggarakan event Gathering Concert 2017 Part I di Mal Ciputra, Cibubur. Seru banget acaranya!

Acara ini merupakan salah satu ajang di SPMC sebagai sarana penyaluran bakat seni dari seluruh siswa SPMC. Gathering Concert di kemas dalam bentuk kompetisi dengan beberapa kategori pemenang seperti : Solo Contest, Solo Accompaniment Contest, Solo Genre : Pop, Solo Genre : Classic, Favorite Work, dan satu kategori baru yaitu Best Outfit.

Kompetisi di Gathering Concert 2017 ini di bagi menjadi 2 part dan berbagai sesi sesuai kategori usia, karena beda usia tentu beda juga kemampuan musiknya. Gathering Concert Part II akan di laksanakan pada tanggal 28 Oktober 2017.

Selain kompetisi musik, acara ini juga di selingi berbagai kegiatan menarik dan seru seperti performance dari beberapa guest star dan teachers.

Last but not least… Selamat kepada kepada para pemenang di Gathering Concert tahun ini ya! Dan yang belum menang jangan khawatir, masih banyak event La  Alfabeta dan Serenata PMC yang dapat di ikuti.

GC 16 sept 2017 2

Science Depok & Cibubur

Mau mengisi waktu luang adik yang balita dengan bermain sambil menambah kosakata baru?

Udah mau masuk SD, abang masih bingung menulis dan berhitung?

Santai saja ayah bunda, kakak pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajarkan calistung dengan metode yang fun..

Bisa diselingi art-craft lagi, mulai dari origami, hand-printing dan lainnya, dengan konsep bermain sambil belajar, jadi anak-anak tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan…

Materi-nya juga disesuaikan dengan kegiatan yang ada di bulan tersebut…

Misalkan hari Kartini atau hari Pahlawan, jadi aplikasi-nya bisa pas banget.

Kakak sudah siap-siap mau ujian nasional SMP, pengen masuk SMA favorit?

Ayo gabung…

More info:

Customer Service La Alfabeta

0812 8928 3667

Call/sms/whatsapp

email: laalfabeta@gmail.com

http://www.facebook.com/laalfabeta.course

Kunjungi official website kami di :

LA ALFABETA

Hari Maritim Nasional, Sejarah Kejayaan Bangsa

Hari Maritim Nasional, Sejarah Kejayaan Bangsa

Setelah memperingati HUT kemerdekaan Indonesia ke-70 pada 17 Agustus kemarin, Indonesia kembali memperingati sebuah hari yang bersejarah. Tahukah Anda bahwa Indonesia memperingati sebuah hari besar pada tanggal 21 Agustus? 21 Agustus adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hari maritim nasional. Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati kemenangan angkatan laut Indonesia yang berhasil merebut kembali kedaulatan laut Indonesia dari angkatan laut Jepang pada 21 Agustus 1945.

Indonesia yang wilayahnya dikenal dengan kepulauan Nusantara merupakan negara maritim, salah satu negara kepulauan terbesar dengan garis pantai terpanjang di dunia dan lebih dari 60% wilayahnya diliputi oleh wilayah perairan. Kekayaan laut yang dimiliki oleh Indonesia pun tidak main-main. Aneka biota laut yang dapat dikonsumsi, mutiara, minyak bumi, hingga potensi wisata pantai, olahraga laut, serta rekreasi dasar laut yang menawan untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sejarah kemaritiman di kepulauan Nusantara sudah berawal sejak abad ke-9 dimana banyak kerajaan-kerajaan maritim besar yang sukses membawa wilayah kepulauan Nusantara menuju masa kemakmurannya. Sejarah kemaritiman yang besar diawali dari kerajaan Sriwijaya, yang pelabuhannya banyak digunakan sebagai tempat transit bagi pedagang dari barat (India) yang ingin menuju timur (Cina) atau sebaliknya.

Sejarah berlanjut ke kerajaan Majapahit, yang mampu menyatukan sebagian besar wilayah Nusantara dengan mengandalkan armada laut yang kuat di bawah pimpinan Laksamana Mpu Nala. Pada era kerajaan Islam, kita mengenal kesultanan Banten. Kesultanan Banten memiliki kota pelabuhan yang banyak disinggahi pedagang dari Eropa, Timur Tengah, India, dan Cina dikarenakan sarana serta pra-sarana  yang sangat memadai di masa tersebut. Kota pelabuhan tersebut tidak lain adalah kota Jayakarta yang menjadi cikal bakal kota Jakarta, ibukota Indonesia saat ini.

Dapat disimpulkan bahwa untuk sebuah negara kepulauan, kedaulatan maritim sangat mutlak diperlukan. Para pendahulu kita telah mengajarkan bahwa kekuatan militer laut dan keamanan, sarana dan pra-sarana, serta manajemen yang baik dari pemerintah adalah kunci bagi sebuah negara untuk menyongsong kedaulatan maritim.

Mari jadikan hari maritim nasional sebagai momentum bagi bangsa Indonesia untuk merebut kembali kedaulatan laut nasional, dan memanfaatkan seluruh potensinya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana yang telah diamanahkan dalam UUD 1945. Salah seorang bangsawan Inggris, Sir Walter Raleigh menyebutkan, “Siapa yang menguasai laut maka dia menguasai perdagangan, siapa yang menguasai perdagangan maka dia akan menguasai kekayaan dunia, dan kemudia dunia itu sendiri”.

Selamat Hari Maritim Nasional!

Sumber

 

Pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

PPKI mengadakan sidang untuk pertama kalinya pada tanggal 18 Agustus 1945.
Serta pada sidang tersebut didapat keputusan bahwa UUD 1945 ditetapkan serta disahkan menjadi kontitusi Negara Indonesia serta dipilihkan Presiden Indonesia beser wakilnya beserta wakilnya.
Sidang dari PPKI ini merupakan kelanjutan sidang BPUPKI pada tanggal 10-16 juli 1945 yang mengulas persoalan rancangan undang-undang dasar. Berbagai pembetulan disepakati oleh sidang, yaitu rumusan sila pertama pancasila yang sebalumnya disepakati merupakan “ketuhanan serta keharusan menjalankan syariat-syariat islam bagi pemeliknya’’,di ubah menjadi “ketuhanan yang maha esa’’.
Tidak hanya itu, Bab III, pasal 6,UUD 1945yang sebelumnya menyebutkan bahwa”presiden ialah orang Indonesia orisinil yang beragama islam’’. Dalam sidang itu pularancangn undang-undang dasar ditetapkan serta disahkan menjadi undang-undang dasar Negara yang kemudian dikenal sebagai undang-undang dasar 1945.
Pada saat mengulas bab III rancangan UUD 1945, Otto iskandardinata menganjurkan supaya sekaligus saja memilih presiden serta wakil presiden. Ia menganjurkan Soekarno menjadi presiden, serta Moh Hatta sebagai wakil presiden. Laksana dayung bersambut, usul dari Otto Iskandardinata langsung diterima dengan cara bulat serta disambut dengan upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya setidak sedikit dua kali. Dengan demikian, kedua proklamator tersebut sejak tanggal 18 Agustus 1945 resmi menjadi presiden serta wakil presiden Republik Indonesia yang pertama