Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru Islam di Beberapa Daerah di Indonesia

Pergantian tahun dalam penanggalan bulan memang berbeda dengan penanggalan matahari. Sebenarnya dalam tradisi Islam, agama yang menggunakan penanggalan bulan, tidak ada ajaran khusus dalam menyambut pergantian tahun tersebut, selain berupa doa. Nah, adapun di Indonesia sendiri, akibat dari proses asimilasi panjang, dikenal beberapa kegiatan unik untuk merayakan tahun baru Islam tersebut. Yuks kita simak tradisi-tradisi unik perayaan 1 muharam di Indonesia.
1. Kungkum
Tradisi ini dilakukan dengan cara berendam di sungai selama malam 1 suro atau 1 Muharam. Tujuan dari tradisi ini adalah untuk menyucikan kotoran rohani dan jasmani. Jawa Tengah menjadi pusat pelaksanaan tradisi ini. Salah satu lokasi pelaksanaan tradisi Kungkum adalah di jembatan Sungai Tugu Soeharto, Semarang.

2. Ruwatan
Ritual ini dilakukan dengan tujuan untuk membuang kesialan diri. Pelaksaannya bisa dengan nanggap wayang ataupun ritual lainnya untuk membuka aura diri. Ruwatan dikenal hampir di seluruh jawa. Selain itu ruwatan juga terkadang melibatkan unsur-unsur magis seperti penanaman kepala kerbau sebagai upaya tolak bala.
3. Mubeng Benteng
Tahun ini, prosesi Mubeng Benteng akan diselenggarakan pada tanggal 21 September oleh abdi dalem Keraton Yogyakarta. Pada upacara ini benda-benda pusaka diarak mengelilingi benteng kraton. Para peserta ritual dilarang untuk berbicara dan memakai alas kaki. Bagi yang pengen lihat buruan ke Yogya saat ini juga, hehe.
4. Tirakatan
Tirakatan ini bisa disebut juga dengan selamatan. Tradisi ini masih banyak dijalankan oleh penganut kejawen di pedesaan.
5.Tabot dan Tabuik
Tabot adalah perayaan tahunan yang selenggarakan selama 1-10 Muharam di Bengkulu, sedangkan Tabuik adalah ritual yang hampir mirip, tetapi diselenggarakan di Pariaman Sumatera Barat. Tradisi ini di bawa pertama kali oleh kaum islam Madras India Benggali untuk memperingati kematian Husein cucu Muhammad.

6. Kirab Muharam
Ritual ini dilakukan oleh Keraton Surakarta. Ada yang unik dari tradisi ini, yaitu kehadiran kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet. Kebo Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat. Uniknya lagi orang-orang yang mengikuti prosesi ini akan berebutan untuk menyentuh tubuh sang kerbau, bahkan jika sang kerbau buang kotoran maka kotorannya pun akan diperebutkan oleh warga. Mereka percaya bahwa hal itu cara untuk mencari berkah Kiai Slamet.

7. Ngadulag
Ngadulag adalah salah satu acara yang sengaja diselenggarakan oleh pemerintah Sukabumi, Jawa Barat untuk merayakan tahun baru islam. Kegiatan ini berupa perlombaan menabuh bedug.
Advertisements

Science Depok & Cibubur

Mau mengisi waktu luang adik yang balita dengan bermain sambil menambah kosakata baru?

Udah mau masuk SD, abang masih bingung menulis dan berhitung?

Santai saja ayah bunda, kakak pengajar La Alfabeta sabar dan kreatif kok untuk mengajarkan calistung dengan metode yang fun..

Bisa diselingi art-craft lagi, mulai dari origami, hand-printing dan lainnya, dengan konsep bermain sambil belajar, jadi anak-anak tidak merasa terbebani dan tidak cepat bosan…

Materi-nya juga disesuaikan dengan kegiatan yang ada di bulan tersebut…

Misalkan hari Kartini atau hari Pahlawan, jadi aplikasi-nya bisa pas banget.

Kakak sudah siap-siap mau ujian nasional SMP, pengen masuk SMA favorit?

Ayo gabung…

More info:

Customer Service La Alfabeta

0812 8928 3667

Call/sms/whatsapp

email: laalfabeta@gmail.com

http://www.facebook.com/laalfabeta.course

Kunjungi official website kami di :

LA ALFABETA

Hari Maritim Nasional, Sejarah Kejayaan Bangsa

Hari Maritim Nasional, Sejarah Kejayaan Bangsa

Setelah memperingati HUT kemerdekaan Indonesia ke-70 pada 17 Agustus kemarin, Indonesia kembali memperingati sebuah hari yang bersejarah. Tahukah Anda bahwa Indonesia memperingati sebuah hari besar pada tanggal 21 Agustus? 21 Agustus adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hari maritim nasional. Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati kemenangan angkatan laut Indonesia yang berhasil merebut kembali kedaulatan laut Indonesia dari angkatan laut Jepang pada 21 Agustus 1945.

Indonesia yang wilayahnya dikenal dengan kepulauan Nusantara merupakan negara maritim, salah satu negara kepulauan terbesar dengan garis pantai terpanjang di dunia dan lebih dari 60% wilayahnya diliputi oleh wilayah perairan. Kekayaan laut yang dimiliki oleh Indonesia pun tidak main-main. Aneka biota laut yang dapat dikonsumsi, mutiara, minyak bumi, hingga potensi wisata pantai, olahraga laut, serta rekreasi dasar laut yang menawan untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sejarah kemaritiman di kepulauan Nusantara sudah berawal sejak abad ke-9 dimana banyak kerajaan-kerajaan maritim besar yang sukses membawa wilayah kepulauan Nusantara menuju masa kemakmurannya. Sejarah kemaritiman yang besar diawali dari kerajaan Sriwijaya, yang pelabuhannya banyak digunakan sebagai tempat transit bagi pedagang dari barat (India) yang ingin menuju timur (Cina) atau sebaliknya.

Sejarah berlanjut ke kerajaan Majapahit, yang mampu menyatukan sebagian besar wilayah Nusantara dengan mengandalkan armada laut yang kuat di bawah pimpinan Laksamana Mpu Nala. Pada era kerajaan Islam, kita mengenal kesultanan Banten. Kesultanan Banten memiliki kota pelabuhan yang banyak disinggahi pedagang dari Eropa, Timur Tengah, India, dan Cina dikarenakan sarana serta pra-sarana  yang sangat memadai di masa tersebut. Kota pelabuhan tersebut tidak lain adalah kota Jayakarta yang menjadi cikal bakal kota Jakarta, ibukota Indonesia saat ini.

Dapat disimpulkan bahwa untuk sebuah negara kepulauan, kedaulatan maritim sangat mutlak diperlukan. Para pendahulu kita telah mengajarkan bahwa kekuatan militer laut dan keamanan, sarana dan pra-sarana, serta manajemen yang baik dari pemerintah adalah kunci bagi sebuah negara untuk menyongsong kedaulatan maritim.

Mari jadikan hari maritim nasional sebagai momentum bagi bangsa Indonesia untuk merebut kembali kedaulatan laut nasional, dan memanfaatkan seluruh potensinya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana yang telah diamanahkan dalam UUD 1945. Salah seorang bangsawan Inggris, Sir Walter Raleigh menyebutkan, “Siapa yang menguasai laut maka dia menguasai perdagangan, siapa yang menguasai perdagangan maka dia akan menguasai kekayaan dunia, dan kemudia dunia itu sendiri”.

Selamat Hari Maritim Nasional!

Sumber

 

Pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

PPKI mengadakan sidang untuk pertama kalinya pada tanggal 18 Agustus 1945.
Serta pada sidang tersebut didapat keputusan bahwa UUD 1945 ditetapkan serta disahkan menjadi kontitusi Negara Indonesia serta dipilihkan Presiden Indonesia beser wakilnya beserta wakilnya.
Sidang dari PPKI ini merupakan kelanjutan sidang BPUPKI pada tanggal 10-16 juli 1945 yang mengulas persoalan rancangan undang-undang dasar. Berbagai pembetulan disepakati oleh sidang, yaitu rumusan sila pertama pancasila yang sebalumnya disepakati merupakan “ketuhanan serta keharusan menjalankan syariat-syariat islam bagi pemeliknya’’,di ubah menjadi “ketuhanan yang maha esa’’.
Tidak hanya itu, Bab III, pasal 6,UUD 1945yang sebelumnya menyebutkan bahwa”presiden ialah orang Indonesia orisinil yang beragama islam’’. Dalam sidang itu pularancangn undang-undang dasar ditetapkan serta disahkan menjadi undang-undang dasar Negara yang kemudian dikenal sebagai undang-undang dasar 1945.
Pada saat mengulas bab III rancangan UUD 1945, Otto iskandardinata menganjurkan supaya sekaligus saja memilih presiden serta wakil presiden. Ia menganjurkan Soekarno menjadi presiden, serta Moh Hatta sebagai wakil presiden. Laksana dayung bersambut, usul dari Otto Iskandardinata langsung diterima dengan cara bulat serta disambut dengan upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya setidak sedikit dua kali. Dengan demikian, kedua proklamator tersebut sejak tanggal 18 Agustus 1945 resmi menjadi presiden serta wakil presiden Republik Indonesia yang pertama