Les Menggambar dan Melukis

ART FLYER 2017

Hai papa mama…

 

Si kakak masih playgroup atau TK tapi sudah kelihatan bakat mewarnai?

 

Si adek suka corat coret tembok? Mungkin memang suka seni, harus di arahkan dong bakatnya…

 

Kegiatannya tidak hanya mewarnai/menggambar dan melukis biasa lho…

 

namun bisa sekalian 3D Art-Craft menggunakan origami, hand printing, pop up craft, dan masih banyak lagi ide seru lainnya

 

Daripada repot keluar rumah, macet, panas, jam ngga fleksibel, lebih baik teacher datang ke rumah… Suasana lebih cozy karena di rumah sendiri, jam bisa diatur sehingga tidak mengganggu jam bobo siang dan tidak bertabrakan dengan les lainnya…

 

Ayo cek kelebihan kami:

 

Teacher datang ke rumah, tidak perlu repot keluar macet, hujan dan panas

 

Disc 50% biaya pendaftaran

 

Harga yang terjangkau dengan berbagai promo yang sedang berlangsung

 

Waktu lebih fleksibel karena bisa mengatur jadwal langsung dengan teacher

 

Teacher ramah dan penjelasan mudah dimengerti

 

Teacher yang berkualitas dan berpendidikan di bidangnya

 

Hari libur atau tanggal merah tetap diganti

 

Sabtu dan minggu tetap ada jadwal les

 

Contact Us !

CUSTOMER SERVICE LA ALFABETA ART

0812 8928 3667

Kunjungi official website kami di :

http://www.laalfabeta.com

laalfabeta@gmail.com

 

facebook.com/laalfabeta.course

Advertisements

Mengenal Museum Affandi

 

fireshot-capture-32-museum-affandi_-https___www-flickr-com_photos_artalentallealle_11323334944_

Museum Affandi, yang terletak di pinggir sungai Gajah Wong, atau di Jalan Laksda Adisucipto Nomor 167 Yogyakarta (Jalan Solo Km 5,1) adalah museum yang menyimpan hasil karya pelukis Affandi. Museum ini menempati lahan seluas 3.500 m2 yang terdiri atas bangunan museum yang terdiri dari empat galeri beserta bangunan pelengkap seperti tempat pembelian tiket, dua studio, dan bangunan rumah tempat tinggal pelukis Affandi dan keluarganya. Rumah Affandi ini mempunyai atap berbentuk daun pisang, dan terdiri dari dua lantai dengan lantai bawah untuk ruang tamu dan garasi sedangkan lantai atas yang sebagai kamar pribadi Affandi. Sekarang rumah ini berfungsi menjadi Café Loteng yang dapat dikunjungi pengunjung. Pembangunannya dilakukan secara bertahap serta dirancang sendiri oleh Affandi.

Selain 300 karya lukisan Affandi sendiri, dalam museum ini juga tersimpan lukisan dari para pelukis Indonesia lainnya, antara lain: Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, dan Muchtar Apin.[6] Selain itu terdapat patung karya Amrus Natalsya, dan cukil kayu poles karya keluarga Tjokot

img_1367

Sejarah

Awal mula museum ini adalah Galeri I yang dirancang sendiri oleh Affandi dengan biaya hasil penjualan lukisan-lukisannya. Pembangunan Galeri I ini selesai pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1974 oleh Prof. Ida Bagus Mantra yang saat itu menjabat sebagai Direktur Kebudayaan Umum. Pembangunan Galeri II dilakukan dengan bantuan dari Pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Soeharto. Pembangunan dimulai pada tahun 1987 dan diresmikan pada 9 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan. Galeri III dibangun oleh Yayasan Affandi pada tahun 1999, pada Mei tahun 2000 diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta,Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sedangkan Galeri IV dibangun pada tahun 2002 guna memamerkan lukisan-lukisan keluarga Affandi

56-262699-20140717-affandi-museum-yogyakarta-tct

Galeri

Penataan koleksi dilakukan berdasarkan karakteristik dan ciri khas dari tiap karya.[1] Lukisan yang dipajang disusun dalam dua baris atas bawah yang memanjang memenuhi ruangan berbentuk lengkung, lukisan yang dipamerkan sendiri umumnya berupa sketsa dan karya reproduksi.

photo0758

Galeri I

Pada Galeri I pengunjung dapat menemui penjualan tiket serta pusat informasi. Galeri I berisi karya-karya Affandi mulai dari awal hingga akhir kariernya, selain itu terdapat beberapa benda yang berhubungan dengan hidup Affandi seperti sepeda ontel, mobil sedan kuno, sandal jepit, kuas, ember, kain sarung, kliping berita koran, dan foto-foto.

 

Galeri II

Pada awalnya galeri ini digunakan untuk memamerkan lukisan-lukisan karya Affandi yang dijual, dalam perkembangannya galeri ini digunakan sebagai ruang pamer koleksi lukisan karya pelukis lain. Galeri ini terdiri dari dua lantai, lantai pertama berisi lukisan-lukisan bersifat abstrak sedangkan lantai dua didominasi lukisan bercorak realis.

Galeri III

Galeri ini terdiri dari dua lantai, lantai pertama digunakan sebagai ruang pamer karya lukis keluarga Affandi seperti lukisan-lukisan karya Kartika Affandi, putri Affandi. Salah satu contoh karyanya antara lain lukisan berjudul “Apa yang Harus Kuperbuat” (Januari 1999), dan “Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi” (Februari 1999). Sedangkan lantai kedua galeri ini digunakan sebagai ruang perawatan lukisan.

Galeri IV

Galeri ini berfungsi sebagai ruang pamer berbagai lukisan karya Didit, cucu Affandi. Galeri ini memiliki langit-langit yang terbuat dari anyaman bambu.

 

sumber

 

MACAM – MACAM ALIRAN SENI RUPA & TOKOH YANG MEMPOPULERKANNYA

Raden_Saleh_-_Diponegoro_arrest

Macam Aliran Seni Rupa yang biasa dijadikan rujukan ada 20. Semua aliran seni rupa tersebut memiliki ciri tersendiri. Baik dari segi penggambarannya maupun teknik yang digunakan dalam menghasilkan karya. Semua itu tidak lepas dari keotentikan yang sudah menjadi ciri khas sang seniman. Sehingga baik karya maupun senimannya mempunyai pengaruh besar terhadap dunia seni rupa.

Sebagian besar dari nama seniman di bawah ini pastinya sudah banyak dikenal. Mungkin juga lukisannya sudah banyak kamu lihat di berbagai even kesenian yang pernah kamu kunjungi. Mereka yang mempopulerkan berbagai macam aliran seni rupa berdasarkan idealismenya dalam melukis. Siapa sajakah mereka, dan seperti apa macam aliran seni rupa yang mereka usung? Berikut adalah macam aliran seni rupa yang terkenal dan menjadi acuan sampai sekarang.

 

Macam Aliran Seni Rupa berdasarkan Tokoh dan Hasil Karyanya

1. Naturalisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-naturalisme.jpg

Naturalisme merupakan aliran seni rupa yang melukiskan benda sama persis dengan aslinya. Sehingga ciri dari aliran naturalisme yang paling mencolok adalah:

  • Proporsi, persektif, warna dan keseimbangannya sama persis dengan objek aslinya.
  • Kebanyakan dari aliran naturalisme mengambil objek lanskap/pemandangan alam.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran naturalisme adalah Wakidi Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Abdullah Sudrio Subroto.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran naturalisme adalah William Bliss Theodore Rousseu, Frans Hall dan William Hogart.

2. Realisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-realisme

Realisme merupakan aliran seni rupa yang melukiskan susana dari sebuah objek secara nyata, tidak berfokus pada objeknya. Sehingga ciri dari aliran realisme paling mencolok adalah:

  • Penggambaran detail objek sangat diperhatikan, khususnya untuk menciptakan kesan dan susana dari sebuah objek.
  • Kebanyakan dari aliran realisme mengambil objek berupa manusia maupun hewan dengan ekspresi yang terlihat hidup.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran realisme adalah Basuki Abdullah dan Tarmizi.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran realisme adalah Fransisco de Goya, Charles Prancois, Honore Daumier dan Gustove Corbert.

3. Romantisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-romantisme

Romantisme merupakan aliran seni rupa irasional, fantstis dan absurd dengan latar kisah romantisme dan dramatisme. Sehingga ciri dari aliran romantisme yang paling mencolok adalah:

  • Lebih memainkan warna cerah dan mencolok pada objek dan benda di sekitar objek.
  • Kebanyakan dari aliran romantisme mengambil objek manusia, khususnya pria dan wanita dalam situasi yang romantis, baik secara detail maupun secara umum.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran romantisme adalah Raden Saleh.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran romantisme adalah Ferdinand Victor Eugène Delacroix, Victor Marie Hugo, Theoborre dan Gerriwult.

4. Ekpresionisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-ekspresionisme.gif

Ekspresionisme merupakan aliran seni rupa yang menekankan pada ungkapan batin sang seniman yang dipadukan dengan imajinasinya. Sehingga ciri dari aliran ekspresionisme yang paling mencolok adalah:

  • Lebih menekankan pada ekspresi kesedihan, ketakutan, kekerasan, kemiskinan dan ekspresi manusia.
  • Jadi aliran ekspresionisme mengambil objek wajah manusia dan ekspresi yang ditunjukkannya.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran ekspresionisme adalah Popo Iskandar, Srihadi Soedarsono dan Affandi.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran ekspresionisme adalah Paul Gaugiuin, Vincent Van Gogh, Ernest Ludwig, Emile Nolde, Karl Schmidt, JJ. Kandinsky dan Paul Klee.

5. Impresionisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-impresionisme.jpg

Impresionisme merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan objek secara sekilas andang atau selintas saja. Sehingga ciri dari aliran impresionisme yang paling mencolok adalah:

  • Menggambarkan objek tanpa memperhatikan detail yang khusus dan cenderung blur atau kabur.
  • Sebagian besar aliran impresionisme mengambil objek manusia dan beberapa ada juga yang hewan.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran impresionisme adalah Kusnadi, Solichin, Zaini dan Affandi.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran impresionisme adalah Vincent Van Gogh, Claude Monet, Casmile Pissaro, Aguste Renoir, Sisley, Edward Degas dan Mary Cassat.

6. Kubisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-kubisme

Kubisme merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan objek menjadi bentuk bidang geometri untuk mendapatkan nilai seni yang indah. Ciri dari aliran kubisme yang paling mencolok adalah:

  • Dalam penggambarannya, objek dirubah ke dalam kombinasi bidang-bidang seerti segitiga, persegi, lingkarang dan lain sebagainya.
  • Objek yang digambar biasanya berupa hewan dan manusia, dengan latar alam atau bangunan.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran kubisme adalah Fajar Sidik dan Srihadi Sudarsono.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran kubisme adalah Pablo Ruiz Picasso, Salvador Felip Jacint Dalí Domènech, Gezanne, Metzinger, Albert Glazes, Braque, Fernand Leger, Francis Picabia, Robert Delaunay dan Juan Gris.

7. Fauvisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-fauvisme

Fauvisme merupakan aliran seni rupa yang menekankan pada corak warna yang bebas, liar dan imajinatif. Ciri dari aliran fauvisme yang paling mencolok adalah:

  • Wujud dari objek yang digambar tidak terlalu penting, warna imajinatif dan liarnya yang sangat ditonjolkan.
  • Ada beberapa pelukis yang khusus melukis favisme dalam bentuk lanskap dan ada juga yang tidak terikat pada tipe objek tertentu.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran kubisme belum diketahui, kemungkinan belum ada yang fokus pada aliran (yang ke-anak muda-an) ini.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran fauvisme adalah Andre Dirrain, Henry Matisse, Rauol Dufi, Maurice de Vlamink Paul Cezanne, Gustave Moreau, Paul Gauguin, dan Kess Van Dongen.

8. Dadaisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-dadaisme.jpg

Dadaisme merupakan aliran seni rupa yang menekankan seni rupa yang anti-seni dan anti-perasan. Ciri dari aliran dadaisme yang paling mencolok adalah:

  • Gambar suatu objek berbau kekerasan, kasar dan bersifat kritikan, sindiran atau plesetan.
  • Objek yang dijadikan bahan lukisan tanpa batasan dan beragam, baik benda, manusia, hewan maupun tumbuhan.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran dadaisme adalah Hendra Gunawan.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran dadaisme adalah Max Ernst, Juan Gross, Guillaume Apollinaire, Marcel Duchamp, Hans Arp, dan Picabia.

9. Futurisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-futurisme.jpg

Futurisme merupakan aliran seni rupa yang menekankan pada keindahan gerak, visual, garis dan warna sebagai seni rupa anti-kubisme yang statis. Ciri dari aliran futurisme yang paling mencolok adalah:

  • Gambar suatu objek dilukis dalam bentuk/model sedang bergerak, sehingga memiliki gerak bayang disekitarnya.
  • Objek yang dijadikan bahan lukisan biasanya makhluk hidup, misalkan kucing yang bekaki lebih dari 4 karena digambarkan sedang bergerak dalam model bayang.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran futurisme belum diketahui, kemungkinan tipe aliran seni ini belum begitu populer di Indonesia.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran futurisme adalah Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad dan Ruigi Russalo.

10. Surealisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-surealisme

Surealisme merupakan aliran seni rupa yang menonjolkan bentuk objek yang sering dianggap objek mimpi/imajinasi alam bawah sadar. Ciri dari aliran surealisme yang paling mencolok adalah:

  • Objek merupakan penggabungan dua objek nyata yang berbeda wujud dan terkesan aneh.
  • Objek yang digabung dalam lukisan bisa makhluk hidup dan benda mati, bebas asalkan bisa menjadi unik.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran surealisme adalah Abdul Rahman dan Gusti Putu Saderi.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran surealisme adalah Salvador Dali dan Andre Masson.

11. Kontemporer / Posmo / Post Modern

macam-aliran-seni-rupa-aliran-kontemporer.jpg

Kontemporer merupakan aliran seni rupa yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai zaman. Ciri dari aliran kontemporer yang paling mencolok adalah:

  • Penggambaran sebuah objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik.
  • Objek yang dilukiskan adalah objek yang dinamis, bebas, ekspresif dan mencolok.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran kontemporer adalah Sprinka, Jim Nyoman Nuarta, Supankat, dan Angelina P.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran kontemporer adalah Frank Auerbach, Ida Applebroog dan Richard Artschwager.

12. Konstruktivisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-konstruktivisme.jpg

Konstruktivisme merupakan aliran seni rupa yang menekankan pada penggambaran sisi seni sebuah bangunan. Ciri dari aliran konstruktivisme yang paling mencolok adalah:

  • Objek utama yang dilukis adalah bangunan dan latar yang berada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis.
  • Objek bisa berupa banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa pun.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran konstruktivisme adalah Sprinka, Jim Nyoman Nuarta, Supankat, dan Angelina P.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran konstruktivisme adalah Laszlo Moholy-nagy, Victor Pasmore, Liubov Popova, Oskar Schlemmer, dan Naum Gabo.

 

13. Pop Art / Populer Art

macam-aliran-seni-rupa-aliran-pop-art

 

Pop Art merupakan aliran seni rupa yang melawan kebosanan dan kejenuhan terhadap seni rupa tanpa objek (sasaran). Ciri dari aliran pop art yang paling mencolok adalah:

  • Karya seni rupa pop art sebagian besar berupa seni rupa karikatur yang memuat sindiran, kritik atau humor.
  • Objek biasanya berupa manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran konstruktivisme adalah Ris Purnomo, Nyoman Nuarta.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran pop art adalah George Segal, Tom Wasselman, Claes Oldenburg, Yoseph Benys, dan Cristo.

 

14. Abstraksionisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-abstrakisme.jpg

 

Abstraksionisme merupakan aliran seni rupa yang menghindari peniruan objek secara mentah, membrikan sensasi keberadaan objek dan menggantikan unsur bentuk dan porsinya. Ciri dari aliran abstraksionisme yang paling mencolok adalah:

  • Abstraksionisme menggunakan dua aliran, abstraksionisme geometri dan abstraksionisme nonfiguratif.
  • Abstraksionisme geometri berbentuk objek abstrak geometris murni, sedangkan abstraksionisme nonfiguratif berbentuk garis/goresan dan warna.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran abstraksionisme adalah Zaini dan Fajar Sidik.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran abstraksionisme adalah Alexander Rodchenko, El Lissitzky, Wassily Kadinsky dan Naum Goba.

 

15. Neo-Klasik

macam-aliran-seni-rupa-aliran-neo-klasikisme

Neo-Klasik merupakan aliran seni rupa yang bersifat rasional, objektif dan klasik. Ciri dari aliran neo-klasik yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis dalam wujud hiperbolis, seimbang, menggunakan batasan-batasan warna yang bersih dan statis.
  • Objek yang dilukis berlatar akademis dan istana-sentris.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran neo-klasik belum diketahui, sepertinya tidak begitu ada yang meminati atau fokus pada aliran ini.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran abstraksionisme Jean August Dominique Ingres.

16. Pointilisme

macam-aliran-seni-rupa-aliran-pointilisme.jpg

Pointilisme merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik. Ciri dari aliran pointilisme yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak baur jika dinikmati dari dekat.
  • Titik yang digunakan terdiri dari berbagai macam variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, maupun berwarna-hitam putih.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran pointilisme adalah Rijaman, Keo Budi Harijanto.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran pointilisme adalah Seurat’s La Parade dan Vincent van Gogh.

 

17. Primitif

macam-aliran-seni-rupa-aliran-primitif.jpg

 

Primitif merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif di dinding goa-goa. Ciri dari aliran primitif yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  • Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis berupa garis dan aksen sederhana.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran primitif adalah S. Sudjojono.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran primitif adalah Ricardo Ponce.

 

18. Optik

macam-aliran-seni-rupa-aliran-optik.jpg

Optik merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan sebuah objek manipulasi visual yang dapat menipu mata. Ciri dari aliran optik yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis hanya berupa bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih.
  • Gambar berupa bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran optik adalah Agus Djaja.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran optik adalah Bridget Louise Riley dan Walter Gropius.

 

19. Pittura Metafisica

macam-aliran-seni-rupa-aliran-puttura-metafisica.jpg

Pittura metafisica merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan sebuah objek dengan sentuhan metafisika. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik. Ciri dari aliran pittura metafisica yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisika.
  • Objek biasanya berupa manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan benda dan latar di belakangnya.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran pittura metafisica sepertinya tidak ada.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran pittura metafisica adalah Giorgio de Chirico dan Carlo Carra.

20. Gotik

macam-aliran-seni-rupa-aliran-gotik

 

Gotik merupakan aliran seni rupa yang menggambarkan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna. Ciri dari aliran gotik yang paling mencolok adalah:

  • Objek yang dilukis biasanya adalah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu.
  • Lukisan gaya seperti ini banyak terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik.
  • Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran gotik sepertinya juga tidak ada.
  • Tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran gotik adalah Albert Durer, Jan Van Eyck, Mathias Grunnewald dan Pieter Droughel.

 

Itulah 20 macam aliran seni rupa yang menjadi acuan dasar karya seni rupa yang populer. Mana kira-kira yang kamu suka? Apakah macam aliran seni rupa modern atau justru macam aliran seni rupa klasik?

Ya, apa pun itu, karya seni rupa yang bagus adalah karya yang dapat menyampaikan pesan sang seniman pada penikmatnya. Baik secara tersembunyi maupun terang-terangan.

 

sumber : http://kliping.co/macam-aliran-seni-rupa/